Topdeh

Bisnis Dahsyat tanpa modal

EFI'S VIDEO

Loading...

Kisah Cinta Cristian Gonzales-Eva Nurida Siregar


Salah satu pemain timnas sepak bola yg menjadi pembicaraan khalayak adalah Cristian Gonzales. Dukungan dari sang istri sangat berpengaruh dalam karier pemain yang dijuluki "El Loco" itu (Si Gila). Berikut kisah cinta Cristian Gonzales-Eva Nurida Siregar.

Gonzales lahir di Montevideo, Uruguay, 30 Agustus 1976, dengan nama Cristian Gerard Alfaro Gonzales. Ia adalah anak ketiga dari enam bersaudara pasangan Eduardi Alfaro dan Meriam Gonzales. Ayahnya tercatat sebagai anggota militer, sementara sang bunda seorang suster.

Perkenalan dengan dunia sepak bola dimulai sejak Gonzales berusia enam tahun. Ketertarikan pada si kulit bundar memupus harapan ayahnya yang menginginkan Gonzales berkarier di dunia militer. Pria berpostur 177 sentimeter itu mulai meniti karier sepak bola di Klub Sud America (1995-1997), Huracan Ctes America (1997-1999), Sud America (1999-2000), dan Deportivo Maldano (2000-2003).

Selama menggeluti dunia sepak bola, Gonzales lalu bertemu wanita Muslim asal Indonesia kelahiran Pekanbaru, Eva Nurida Siregar, di Cile, Amerika Latin (1994). Ia berkenalan dengan Eva yang sedang menekuni salsa di sekolah Vinadelmar. Mereka lalu memutuskan untuk menikah (1995). Kini, perkawinan mereka dikaruniai dua anak : Fernando dan Florencia. Dari pernikahan sebelumnya, Gonzales juga telah mempunyai dua anak. : Amanda dan Michael.

Perkembangan karier Cristian Gonzales selanjutnya tidak lepas dari kiprah istrinya, Eva Nurida Siregar. Setiap kali pesepak bola berjuluk "El Loco" (Si Gila) itu bertanding, "Amor" panggilan sayang Gonzales pada Eva, selalu mengiringinya dengan doa dan basmalah.

Rupanya, Gonzales memerhatikan kebiasaan Eva yang selalu mengucapkan Bismilah ketika hendak melakukan sesuatu, istighfar saat dihadapkan pada konflik, juga Alhamdulillah sebagai ucapan syukur.

Diakui Eva, ia sengaja mengeraskan suara dengan harapan Gonzales bisa mendengarnya. Kebiasaan itu membuat Gonzales mulai tertarik dengan ajaran Islam. Ia bahkan tidak beranjak pergi sebelum Eva selesai berdoa.

Pengagum Tom Cruise itu menerima tawaran dari agen sepak bola untuk bermain di Indonesia (2002).

"Karena sering berdiskusi dengan istri, saya akhirnya tahu jika Indonesia mempunyai liga yang baik. Pelan-pelan, saya tertarik untuk bermain di sini (Indonesia). Beberapa agen di Indonesia kemudian mencarikan saya klub untuk berlabuh. Sebelumnya, saya sempat hanya menjadi penonton," ungkap Gonzales ketika ditemui di Kudus Bar, The Sultan Hotel, Jakarta, baru-baru ini.

Ia bergabung bersama PSM Makassar (2003-2005) dan Persik Kediri (2005-2008). Gonzales kemudian dipinjam Persib Bandung (2009-sekarang), dengan gaji Rp 60 juta perbulan.

Gonzales menuntaskan musim pertamanya di Indonesia dengan mencetak 33 gol dan mengantarkan klab PSM menjadi runner-up Liga Indonesia (2003). Bahkan, ia menjadi top scorer selama empat tahun berturut-turut. Pada musim kompetisi tahun 2006, Gonzales tercatat sebagai pemain termahal Indonesia. Menurut data Badan Liga Indonesia, Gonzales dibayar sebesar Rp 1,2 milyar (harga yg cukup layak tuk seorang gozales).

Keberadaannya di Indonesia membuat Gonzales mengenal lebih jauh dunia Islam, tak hanya dari istri, tapi juga lingkungan di sekitarnya.

Pada 9 Oktober 2003, Gonzales memutuskan masuk Islam atas kemauan sendiri dengan disaksikan oleh ustaz Mustafa di Masjid Agung Al Akbar, Surabaya, Jawa Timur. Ia kemudian disematkan nama Mustafa Habibi.

Nama Mustafa berasal dari guru spiritualnya, Ustaz Mustafa. Adapun Habibi (cintaku) diambil karena rasa cinta pada istri dan keluarganya yang sangat besar. Keislaman penggemar tim Manchester United itu kemudian disahkan di Kediri dengan Piagam Mualaf dari Kantor Urusan Agama.

Pernikahan Gonzales dengan Eva kemudian disahkan secara Islam. Selain Ustaz Mustafa, Gonzales memiliki dua guru spiritual lain : Hj. Fatimah asal Mojosari-Mojokerto dan Hj. Nurhasanah, pemimpin Majelis Zikir An-Nur, Gresik.
(Bersambung ???/// kl ntar timnas menang lawan malaysia)

Tidak ada komentar: